Di Dunia Maya, Indonesia Relatif Aman Namun Sumber Serangan

Indonesia tergolong negara yang relatif aman jika dilihat dari Global Cybersecurity Index yang dirilis oleh International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 2014. Nilai Indeks – yang menggunakan lima indikator yaitu aspek legal, teknikal, organisasional, capacity building, dan kerjasama – dari Indonesia tercatat sebesar 0,471 atau menempati peringkat 13 dari 104 negara di dunia yang disurvey. Namun catatan di sini, ada beberapa negara yang menempati peringkat yang sama karena dinilai mempunyai tingkat kesiapan yang  sama, misalnya Indonesia menempati peringkat 13 bersama dengan Luxembourg dan Rumania, atau Singapura yang menempati  peringkat 6 bersama dengan empat negara lainnya. Malaysia menjadi negara  dengan tingkat keamaan tertinggi di ASEAN  dengan menempati peringkat dunia ke 3 bersama Australia dan Oman. Negara yang paling aman di dunia adalah Amerika Serikat diikuti Kanada ditempat kedua. Daftar peringkat selengkapnya untuk seluruh negara yang disurvey dapat dilihat di sini.  Indonesia bahkan menempati peringkat 5 di wilayah Asia-Pasifik bersama dengan Hongkong.

Top 10 Asia-Pasifik (sumber: ITU, 2014)

Top 10 Asia-Pasifik (sumber: ITU, 2014)

“Prestasi” lainnya dari Indonesia dilaporkan oleh AKAMAI, yaitu berkenaan dengan lalulintas serangan di dunia maya. Berdasarkan laporan State of The Internet, Indonesia masuk sepuluh besar dunia, atau tepatnya posisi ke-6, dilihat dari Attact Traffic yaitu sebesar 1,9% dari total serangan yang terjadi di seluruh dunia. Tiongkok menjadi jawara dunia dengan persentase 49%, diikuti oleh Amerika Serikat, Taiwan, India, dan Rusia.

Attack Traffic, Top Originating Countries (Sumber: AKAMAI)

Attack Traffic, Top Originating Countries (Sumber: AKAMAI)

Jadi, meskipun tergolong aman, ternyata Indonesia menjadi sumber serangan di dunia maya juga.

ARTIKEL TERKAIT

Mengukur Masyarakat Informasi

Koneksi Meningkat Tapi Kalah Cepat

 

There is one comment

Post Your Thoughts